KENDARI, tirtamedia.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra) bertandang di Mapolda Sultra, pada Senin (02 Agustus 2021).
Kedatangan rombongan DPD Demokrat itu adalah melaporkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes-PDTT) Budi Arie Setiadi, atas dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Ketua DPD Demokrat Sultra, Muhammad Endang mengatakan Budi Arie Setiadi telah membuat postingan di sosial media (sosmed) pada 24 Juni 2021 lalu. Postingan di akun FB Budi Arie Setiadi itu berisi karikatur yang diduga mencederai marwah Partai Demokrat.
Lebih rinci, Endang menegaskan bahwa dalam karikatur itu ada tulisan DE-MO-K-RA-T bertagline “Pakai Tangan Adik-Adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya #BONGKARBIANGRUSUH”.
“Itu adalah berita hoaks. Kami melaporkan dia sebab postingan itu telah mencederai hati seluruh kader Partai Demokrat,” katanya kepada media.
Dalam karikatur itu juga menggambarkan telapak tangan, boneka menggunakan jas berkepala kursi di ibu jari, boneka berkumis dan berekor tikus memegang uang di jari telunjuk, gambar boneka yang saling berkelahi di jari tengah dan jari manis serta seorang pengemis di jari kelingking.
Sebagai pejabat negara, seorang Wamendes seharusnya lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi-informasi di media sosial agar tidak ada miss komunikasi.
“Seharusnya dia fokus dulu bantu pemerintah tangani penyebaran Covid-19, bukan sebar informasi bohong,” Ungkapnya.
Penulis: Ode







