KENDARI, tirtamedia.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Sulawesi Tenggara (Sultra) ke- 59, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari memperkenalkan berbagai bentuk pakaian militer kepada masyarakat melalui pawai budaya Senin (08/05/2023).
Komandan Lanal Kendari Kolonel Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari melalui Palaksa Lanal Kendari Mayor Laut (H) Paslan di Kendari, Senin mengatakan dalam mengikuti pawai budaya tersebut, pihaknya menampilkan beragam pakaian yang digunakan seluruh prajurit TNI AL.
“Kita keluarkan semua baju seragam ciri khas TNI AL yang jarang diketahui oleh masyarakat, dengan ditampilkan ini masyarakat bisa mengetahui bentuk-bentuk pakaian TNI AL,” kata Mayor Laut (H) Paslan.
Lanjut kata Paslan seragam yang ditampilkan yakni seragam pakaian resmi TNI AL mulai dari PDU I, PDU III, PDU IV, Black Navy, PDH khusus, PDL TNI, PDL TNI AL, PDH, PDL Marinir/KKO, pakaian POM TNI AL yaitu pakaian pengawalan bermotor.
Paslan mengungkapkan pakaian yang diperkenalkan termasuk pakaian gurun, pakaian harian PNS Kemhan sampai dengan pakaian samaran sniper dan pakaian penyelam TNI AL ditampilkan dalam kegiatan pawai budaya tersebut.
Dia menyampaikan, dalam meramaikan pawai budaya HUT Sulawesi Tenggara 2023 Pangkalan TNI Angkatan Laut Kendari menerjunkan sebanyak 120 personel.
“Prajurit yang ikut pawai dari satuan operasi, KRI/KAL, Marinir, penyelam, Pomal, PNS, dan pegawai harian kami ikutkan dalam pawai budaya ini,” ucap Mayor Paslan.
Untuk diketahui dalam pawai budaya perayaan HUT Sulawesi Tenggara kali ini juga diikuti pertunjukan baju adat oleh masing-masing daerah 17 Kabupaten Kota se- Sulawesi Tenggara.
(Penulis : Husni Mubarak/tirtamedia.id).







