KENDARI, Tirtamedia.id – Kisruh dua kelompok Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berakhir damai dan kembali dipekerjakan di Pelabuhan Bungkutoko.
Kedua TKBM itu yakni Koperasi Tunas Bangsa Mandiri yang dipimpin Ferry dan Karya Bahari yang dinahkodai Alimin.
Diketahui, kedua TKBM tersebut sudah bekerja sejak 10 November 2022. Di mana jumlah buruh dari dua TKBM itu sekitar 400 orang.
GM Pelindo IV Kendari, Suparman mengatakan kedua TKBM tersebut dipekerjakan lantaran keduanya sudah sepakat berdamai.
“Kesepakatan damai itu telah dilakukan lewat pernyataan damai kedua belah pihak yang dipersyaratkan PT Pelindo IV Kendari. Tentu kami tidak ingin terus-terus terjadi konflik yang dapat mengganggu aktivitas pelabuhan,” ucapnya.
Kelapa Kantor KSOP Kendari, Kolonel Marinir Agus Winarto mengatakan pada November 2022, kedua belah pihak telah menemukan titik temunya di mana keduanya sepakat untuk berdamai.
“Dua TKBM ini sudah mau menyatu, dan sudah melengkapi segala persyaratan yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya.
Ia menegaskan pihaknya membuka peluang bagi semua pihak yang ingin membuka usaha di Pelabuhan Bungkutoko, namun harus melengkapi segala dokumen dan persyaratan yang sudah ditetapkan.
Penulis : Husni Mubarak







