KENDARI, tirtamedia.id – Sebanyak 36 orang Komunitas Pecinta Alam (KPA) yang terjebak di Gunung Amonggedo, Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (17/8), berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari Basarnas Kendari, unsur TNI-Polri, BPBD setempat serta masyarakat.
Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi menjelaskan, usai melakukan pengibaran dan penurunan bendera dalam rangka HUT ke-76 RI di puncak gunung, para komunitas pecinta alam tersebut tidak dapat pulang kembali ke desa terdekat karena harus melalui tiga aliran sungai yang meluap akibat curah hujan yang tinggi.
“Mereka pada saat ingin turun setelah melaksanakan penurunan bendera pada tanggal 17 itu, mereka terjebak dengan adanya luapan sungai, karena untuk bisa mencapai kampung terdekat harus melewati tiga sungai”, ungkapnya.
Aris mengatakan, pada pukul 01.21 Wita, tim Sar gabungan berhasil mengevakuasi para korban dalam keadaan selamat.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke posko Bendungan Ulu Benua, dimana sebelumnya mereka mengalami lemah dan kedinginan akibat kehabisan logistik serta hujan yang terus mengguyur.
“Mengingat seluruh korban telah dalam kondisi aman, pada pukul 03.00 Wita, Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia (KMM) dinyatakan selesai dan ditutup,”pungkasnya.
Penulis : Muhammad Anca







