KENDARI, Tirtamedia.id – Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pentas drama bertajuk Geliat Panggung Pertunjukan, pada Rabu Malam (27/07/2022).
Sejumlah pertunjukan seperti, tari kolosal, pembacaan puisi Napabalano, Kabanti Kamba-kamba, musikalisasi puisi, dramatisasi puisi, tarian solo, tari kontemporer sampai pementasan yang bertemakan “Kami yang Tumbuh dari Bangku Tua” ditampilkan oleh 120 mahasiswa FIB UHO.
Dosen Pengampu Mata Kuliah Sastra UHO Kendari, WA Ode Nur Iman mengatakan pentas ini seharusnya diikuti oleh mahasiswa angkatan 2021 semester 2 sebagai salah satu ujian mata kuliah.
Namun, banyaknya ketertarikan dan minat mahasiswa lain yang ingin berpartisipasi, akhirnya ia mengizinkannya.
“Kegiatan ini sebenarnya hanya diwajibkan bagi angkatan 2021, tapi pada akhirnya teman-teman yang lain dari antropologi, arkeologi, sejarah, bahkan sastra Inggris, dan Prancis tertarik melihat ini dan ikut berpartisipasi,” ujarnya Rabu (27/7/2022).
Nur Iman juga menambahkan, selain untuk memenuhi salah satu ujian mata kuliah, pentas seni itu juga dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan seni di kalangan mahasiswa.
Ia berharap, kedepannya kegiatan seperti bisa terus dilakukan agar mahasiswa bisa menghasilkan karya-karya yang lebih positif.
“Kita harapkan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, bukan hanya dari FIB tapi semua teman-teman yang ada di UHO maupun yang bukan di UHO. Ayo kita bangun kesenian yang di Sultra ini, agar kita bisa membangun karya yang lebih positif terutama dikalangan anak-anak muda,” ungkapnya.
Ketua Panitia, Faad menjelaskan, persiapan sudah mulai dilakukan peserta 1 bulan sebelum pementasan digelar, seperti persiapan panggung dan persiapan peralatan lainnya yang akan digunakan.
Diketahui dalam pertunjukan dan pementasan drama yang bertajuk “Kami yang Tumbuh dari Bangku Tua”, menceritakan orang-orang sukses yang lupa dengan ajaran pendidikan, akibatnya mereka saling menjelekkan dan menjatuhkan.
Penulis : Annisa Aprilia Monoarfa







