KENDARI, Tirtamedia.id – Pelatihan kemandirian Lapas Khusus Perempuan Kelas III Kendari yang diikuti oleh 20 orang warga binaan, resmi dibuka pada Senin (13/6/2022).
Lapas Perempuan Kelas III Kendari bekerjasama dengan Badan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kendari, dalam pembukaan pelatihan kemandirian ini. Pelatihan ini dimulai dari 13-24 Juni 2022.
Selain dihadiri oleh 20 orang warga binaan, acara ini dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara, Muslim, Instruktur Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari Siti Syamsidar serta seluruh jajaran Lapas Perempuan.
Dalam sambutannya, Instruktur Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari Siti Syamsidar menyampaikan apresiasi serta harapan kepada Lapas Perempuan dan warga binaan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Lapas Perempuan karena telah melibatkan BLK dalam memberikan keterampilan pada warga binaan, saya juga berharap warga binaan dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga bisa bermanfaat nantinya,” ujarnya.
Sementara, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil KemenkumHAM Sultra, Muslim mengungkapkan, tujuan dari kegiatan pelatihan kemandirian ini, untuk memberikan kelebihan berupa keterampilan kepada warga binaan yang nanti bisa bermanfaat dan berguna ketika nantinya telah selesai menjalani masa pidananya.
“Jika warga binaan memiliki suatu keterampilan yang bisa ditekuni, itu dapat membantu mereka ketika telah keluar dari Lapas. Sehingga mereka bisa menjadi manusia terampil dengan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi sekitarnya,” jelasnya.
Kepala Lapas Khusus Perempuan Kendari, Wirdani menyatakan pihaknya tidak henti-hentinya memberikan pelatihan kemandirian kepada warga binaan.
“Sebelumnya kami telah memberikan pelatihan kemandirian kepada warga binaan seperti pembuatan bosara, hiasan dinding wreath, hiasan paper flower dan kerajinan tangan macrame. Untuk pelatihan yang akan dilaksanakan kali ini yaitu pembuatan keranjang dan alas kaki yang berbahan dasar tali gintir,” ungkapnya.
Selain pembukaan pelatihan kemandirian, di acara ini juga ada penyematan id card kepada perwakilan warga binaan.
Penulis : Annisa Aprilia Monoarfa







