KENDARI, Tirtamedia.id – Jelang Idul Adha 1443 Hijriah, harga daging sapi di salah satu pasar tradisional yakni Pasar Basah Mandonga Kota Kendari terpantau masih normal di angka Rp 140.000 per kilogramnya.
Pedagang mengaku kenaikan harga daging sapi baru akan terjadi seminggu sebelum hari raya, dan biasanya akan normal kembali setelah lima sampai satu minggu sesudah hari raya (lebaran).
Salah seorang pedagang, Daeng Bawo mengatakan kenaikan harga daging sapi yang diperkirakan akan terjadi pada beberapa hari sebelum lebaran, biasanya naik Rp 10.000 per kilonya.
“Naik menjadi Rp 150.000 per kilo, itu sudah harga paten sampai harganya kembali normal,” kata Daeng Bowo Selasa (14/06/2022).
Ia mengungkapkan meski saat ini wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) banyak terjadi pada hewan (sapi), namun hal tersebut tidak mempengaruhi harga penjualan dan minat konsumen untuk membeli daging.
“Tidak berpengaruh terhadap penjualan daging disini a. Lagipula kita juga belum temukan penyakit seperti itu di tempat-tempat pembelian sapi,” ujarnya.
Pedagang yang sudah puluhan tahun berjualan daging di Pasar Basah Mandonga itu mengaku, tidak akan menjual daging pada konsumen apabila ditemukan penyakit serupa terjadi pada sapi.
“Kalau di tempat pembelian kami itu sebelum dibeli dicek dulu kesehatannya, sehingga betul-betul sapi yang akan diambil dipastikan aman dari PMK atau penyakit lainnya,” pungkasnya.
Penulis : Husni Mubarak







