KENDARI, Tirtamedia.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari melakukan pemaksimalan koordinasi data keluarga penerima manfaat (KPM) ke kelurahan-kelurahan hingga ke tingkat RT-RW, Selasa (18/01/2022).
Pemaksimalan data itu dilakukan, dalam rangka mempercepat realisasi penyaluran bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat. Khususnya bantuan pangan non tunai (BPNT) pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Kadinsos Kota Kendari, Abdul Rauf mengatakan, guna mempercepat realisasi penyaluran bansos tersebut, kali ini pihaknya melakukan koordinasi ke kelurahan-kelurahan hingga tingkat RT-RW terkait sinkronisasi data pada keluarga penerima manfaat (KPM).
“Dengan koordinasi tersebut, realisasi penyaluran bansos mengalami kenaikan signifikan yang sebelumnya 50 persen saat dilalukan pengecekan oleh Kemensos, kini naik menjadi 80 persen,” kata Rauf.
Rauf menjelaskan, Dinsos mencatat untuk jumlah penerima BPNT di Kota Kendari sekitar 9.805 KPM. Intuk melakukan pemaksimalan kepada 9.805 KPM tersebut, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak kelurahan di Kota Kendari.
“Untuk memaksimal penyalurannya kita terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan, aparat kelurahan RT-RW, kami akan terus lakukan itu. Dan alhamdulillah kemarin mengalami perubahan, mudah-mudahan penyaluran bansos PPKM pada hari-hari terkahir ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil pengecekan dan monitoring Kementrian Sosial (Kemensos) di Dinsos Kota Kendari pada pekan lalu, pencairan atau penyaluran bansos tahun anggaran (TA) 2021 mengalami keterlambatan sudah sejak 6 bulan lalu.
Penulis: Husni Mubarak







