KENDARI, tirtamedia.id – Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) optimis pembangunan Rumah Sakit (RS) Khusus Jantung dan Pembuluh Darah selesai pada Oktober 2022.
Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Pahri Yamsul mengatakan, progres pembangunan RS Jantung tahap dua telah mencapai 45 persen.
“Progres tahap dua RS Jantung per hari ini sudah 45 persen, kita sudah mulai mengerjakan pekerjaan struktur lanjutan mekanikal dan elektrikal, ducting, plumbing dan jaringan utilitas,” ujarnya, Kamis 30 Desember 2021.
Pahri menjelaskan, pembangunan akan selesai sesuai kontrak yang berakhir pada Oktober 2022. Saat ini pihaknya tengah masuk ke tahap pengerjaan teknis terkait fasilitas dan alat kesehatan (Alkes).
“Tahun depan kita mulai pekerjaan arsitektur dan kita sangat intens koordinasi dan komunikasi dengan pihak Dinkes dan RSUD bahteramas untuk pekerjaan alkesnya,” jelasnya.
Untuk diketahui Pembangunan RS Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Sultra sudah memasuki Tahap Dua. RSJPD Sultra menggunakan anggaran sekitar Rp 415 miliar.
Penulis : Muhammad Anca







