Kendari, tirtamedia.id – Basarnas Kendari, evakuasi sejumlah warga dari beberapa permukiman di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terkepung banjir, Minggu (10/5/2026).
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari, mulai bergerak melakukan evakuasi sejak pukul 07.45 Wita.
Di kawasan Kali Wanggu Kelurahan Lepo-lepo, dan Amohalo Kelurahan Baruga, dievakuasi 12 orang terdiri dari 10 orang perempuan dan 12 anak laki-laki.
Pukul 08.00 Wita, tim dua menuju lokasi banjir Lorong Lasolo dan Kampung Salo.
“Sekitar pukul 11.03 Wita 1 orang korban terseret arus banjir ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dievakuasi oleh warga di Kelurahan Benu-benua,” ujar Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin A.S.
Korban meninggal dunia bernama Rangga berusia 5 tahun, warga kelurahan punggaloba.
Sementara di kawasan HBM, Pasar Anduonohu, dan Lorong Bangau Kambu, tim tiga rescue mengevakuasi 6 orang terdiri dari 4 laki-laki, dan 2 perempuan.
“Pada pukul 11.15 Wita Tim 4 melakukan pemantauan disekitar RS Hermina dikarenakan ada permintaan evakuasi namun saat tiba dilokasi korban telah melakukan evakuasi mandiri,” ujar Amiruddin.
Setelah melakukan evakuasi warga korban banjir, Basarnas Kendari, melakukan dropping logistik pada titik banjir dan lokasi evakuasi.
Redaksi







