KENDARI, tirtamedia.id – Sebuah video menampilkan perkelahian dan pengeroyokan sesama siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) beredar luas di sosial media (Sosmed), Jumat 15 Oktober 2021.
Kapolsek Mandonga, AKP Ketut Arya Wijanarka membenarkan kejadian itu. Ia menyebukan, video itu berlangsung di salah satu SMAN di Kendari beberapa hari lalu, antara siswi kelas 10 diduga dikeroyok siswi kelas 11 akibat sebuah video di aplikasi Tiktok.
“Iya sudah ada laporannya korban berinisial A, permasalahan awal karena Tiktok yang diposting adek kelas itu (korban) yang bikin kakak kelasnya tersinggung dan terjadilah pemukulan itu,” jelasnya saat dikonfirmasi.
Arya melanjutkan, pihaknya saat ini tengah mengambil keterangan saksi serta upaya mediasi bersama guru dengan orang tua, mengingat para pelaku dan korban masih dibawah umur.
“Sudah enam orang saksi kami minta keterangannya, sedangkan barang bukti sementara adalah hasil visum luka goresan di wajah korban yang melaporkan kalau dia dikeroyok oleh kakak kelasnya,” paparnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah tempat siswi tersebut bersekolah masih belum bisa dihubungi.
Penulis : Muhammad Anca







