KENDARI, tirtamedia.id – Ratusan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin 28 September 2021.
Aksi itu sebagai bentuk protes mereka terhadap aparat kepolisian yang dinilai lamban, menyelesaikan kasus penembakan dua mahasiswa UHO yakni Randi- Muhammad Yusuf Kardawi.
Dari pantauan tirtamedia.id, sekira pukul 09.00 WITA, ratusan mahasiswa mulai berkumpul dan melakukan konsolidasi di sekitar Tugu UHO, Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Sebelum menuju Mapolda Sultra, massa berseragam almamater kebanggan UHO ini melakukan pembakaran ban di lokasi itu.
“Memang hari ini rencananya kami akan demo di Polda, menuntut dan mempertanyakan sejauh mana perkembangan kasus meninggalnya Yusuf dua tahum silam,” ujar Tri, salah seorang massa aksi saat ditemui.
Sementara itu, di sekitar Mapolda Sultra nampak telah dipasang pagar duri keliling. Personel kepolisian juga mulai berjaga ketat.
Untuk diketahui, Randi-Yusuf meninggal dunia usai tertembak peluru polisi pada 27 September 2019. Saat itu, mereka bersama ribuan mahasiswa lainnya terlibat bentrok dengan polisi, saat aksi unjuk rasa penolakan RUU KUHP di Gedung DPRD Sultra.
Pembunuh Randi sudah tertangkap dan menjalani hukuman. Sementara Yusuf, sampai saat ini belum mendapat keadilan hukum.
Penulis: Herlis Ode MainuruMahasiswa di Kendari







