TIRAWUTA, tirtamedia.id – Nama Diana Samsul Bahri Madjid disebut-sebut sebagai sosok yang pantas mendampingi Andi Merya Nur untuk membangun Kolaka Timur (Koltim) periode 2021-2026.
Tak hanya mendapat dukungan moril dari masyarakat Koltim, dukungan juga datang dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Dalam surat rekomendasi bernomor: 3223/IN/DPP/1X/2021 tentang Penetapan Calon Wakil Bupati Kabupaten Koltim, DPP PDI Perjuangan menetapkan Diana Massi sebagai calon Wakil Bupati Koltim.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto mengintruksikan, agar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Koltim mengusulkan istri almarhum Samsul Bahri Madjid (mantan Bupati Koltim) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Koltim.
“DPP PDI Perjuangan mengintruksikan kepada anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sultra dapil Kolaka Timur serta Pimpinan dan anggota fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Koltim untuk mengamankan, menjalankan dan memperjuangkan Diana Massi menjadi Wakil Bupati Koltim masa bakti 2021-2026 dari PDI Perjuangan serta menggalang dukungan dari fraksi partai politik lainnya,” tulisnya dalam surat tertanggal 1 September 2021.
Ia mengancam, bila terdapat kader yang tidak menjalankan amanah tersebut dengan baik, DPP PDI Perjuangan akan memberikan sanksi tegas.
Untuk diketahui, Diana Massi adalah istri dari mantan Bupati Koltim, almarhum Samsul Bahri, yang menghembuskan nafas terakhir pada Maret 2021. Saat itu, Samsul Bahri baru mengemban tugas Bupati selama 21 hari.
Sepeninggalannya, jabatan Bupati dilanjutkan sang wakil yakni Andi Merya Nur sekaligus Bupati perempuan pertama di Sultra. Kini, kursi Wakil Bupati Koltim kosong dan masyarakat menginginkan mantan istri almarhum Samsul Bahri menjadi orang nomor 2 di Koltim.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







