KOLAKA, tirtamedia – Puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara terlibat kejar-kejaran dengan hewan ternak sapi dan kambing milik warga yang berkeliaran.
Mereka mencoba tertibkan hewan piaraan warga yang kerap berkeliaran. Hewan-hewan ternak tersebut langsung diangkut ke mobil oleh petugas trantib.
Kepala Bidang (Kabid) ketertiban dan ketentraman umum (Trantibun) Satpol-PP Kolaka Firman menjelaskan, operasi penangkapan ternak dilaksanakan karena banyaknya keluhan warga yang terganggu dengan hewan ternak yang berkeliaran.
“Banyaknya ternak berkeliaran mengakibatkan kecelakaan, dan mengotori sejumlah fasilitas umum,” ujarnya, Kamis (2/9).
Sementara itu, pemerintah Kecamatan Watubangga menjelaskan operasi penangkapan ternak juga dilakukan karena ternak-ternak itu sering merusak tanaman, hingga kebun milik warga.
“Banyak keluhan masyarakat, ternak ternak itu mengganggu pengendara, mengganggu aktivitas lapangan, merusak tanaman dan kebun warga,” ungkap Guntur Suhandoko, Camat Watubangga.
Guntur berharap dengan adanya operasi ternak itu, masyarakat lebih patuh dan beternak dengan baik tanpa merusak lingkungan sekitar.
“biar ada efek jera, dan berharap ternak warga ini dikandangkan dan dicarikan pakan sehingga tidak mengganggu lingkungan,”katanya.
Sebanyak 9 ekor sapi dan 1 ekor kambing diamankan petugas, rencananya hewan ternak tersebut bakal diamankan untuk sementara waktu di kantor Kecamatan Watubangga sambil menunggu pemilik ternak mengakui kesalahannya serta berjanji tidak melepas lagi ternak peliharaannya berkeliaran.
Penulis : Muhammad Anca







