KENDARI, Tirtamedia.id – Kebakaran hebat yang menghanguskan kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari, membuat sejumlah aktivitas pegawai lumpuh.
Pantauan media ini, puluhan pegawai duduk di halaman gedung beratapkan tenda darurat. Belum ada aktifitas seperti sediakala, beberapa diantaranya sibuk bercerita dan mencari sisa-sisa barang yang bisa dimanfaatkan.
Kepala Dinsos Kota Kendari, Abdul Rauf menyebut, gedung tersebut memang tak layak huni. Sejumlah atap dan plafon rusak parah.
“Sebelumnya memang sudah ada tanda-tanda di atap ambruk dan beresiko untuk teman-teman,” ujarnya, saat ditemui, pada Kamis (6/1/2022).
Abdul Rauf menambahkan, pihaknya diminta oleh Sekda Kota Kendari untuk segera merinci kerugian yang ditimbulkan agar segera dilakukan perbaikan.
“Tetapi ini repotnya, karena gedung ini asetnya provinsi,” tambahnya.
Kendati demikian, dia berharap agar perbaikan atau renovasi segera dilakukan, sehingga aktivitas para pegawai bisa berjalan normal.
Sementara itu, Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar mengatakan, tak boleh ada penutupan. Aktivitas dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap dilakukan.
“Ini darurat dan di luar dugaan. Mereka harus segera bangkit sekaligus menghitung kerugian dan kebutuhan,” tegasnya.
Nahwa menyebutkan, untuk tetap melanjutkan aktifitas, pegawai diminta untuk memanfaatkan alat seadanya termasuk pendirian tenda darurat.
“Pos itulah yang biasa kita gunakan saat keadaan darurat,” pungkasnya.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







