KENDARI, Tirtamedia.id – Direktur Pusat Kajian dan Advokasi Hak Asasi Manusia (Puspaham) Sultra, Kisran Makati menyebut, Gubernur Sultra Ali Mazi terkesan pilih kasih dalam melakukan perbaikan jalan.
Pasalnya, masih banyak jalan rusak yang ada di Sultra seperti di Kelurahan Kessilampe, Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, Buton Utara dan Muna yang sampai saat ini belum diperbaiki, bahkan puluhan tahun terabaikan.
Di lokasi tersebut sudah sering disuarakan oleh masyarakat dan anggota dewan setempat. Aksi blokade jalan juga sering dilakukan demi menarik simpatik pemerintah.
Kisran menyebut, Gubernur Sultra Ali Mazi hanya mengistimewakan jalan yang terhubung ke Villa miliknya dan Pantai Toronipa. Padahal, jalanan-jalanan lainnya di Sultra yang juga merupakan jalur ekonomi dan transaksi masyarakat, butuh perhatian serius.
“Apa karena di sana ada villa pribadinya. Sudah pasti pilih kasih. Kalau begini kondisinya, pak Ali Mazi itu hanya menjadi Gubernurnya Toronipa saja, bukan Gubernur Sultra,” ujarnya, Selasa (23/11/2021).
Selain menyayangkan tindakan Gubernur Sultra, Kisran juga meminta masyarakat setempat agar berfikir kembali dalam pemilihan anggota legislatif nantinya.
Pasalnya, anggota DPRD Sultra maupun kabupaten/kota yang telah dipercayakan selama ini dinilai telah ingkar janji.
“Tidak usah lagi pilih mereka. Massa jalanan di dapilnya mereka sendiri tidak bisa diperjuangkan,” bebernya.
Kisran berharap, Pemprov Sultra bisa lebih proaktif dalam menerima kritikan masyarakat, termasuk memenuhi tuntutan warga utamanya berkaitan dengan kepentingan umum.
Secara terpisah, Kadis SDA dan Bina Marga Sultra, Burhanuddin sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi. Awak media ini masih berusaha melakukan konfirmasi ke pihak yang bersangkutan.
Penulis: Herlis Ode Mainuru







